Bandar Bola

BOLAHOKY.COM – Pertandingan antara Chelsea melawan Barcelona memang berakhir sama kuat 1-1 pada Rabu (21/2/2018). Langkah The Blues tentu semakin berat karena harus mengalahkan Blaugrana di Camp Nou bulan depan.

Barca tentu lebih diunggulkan saat ini. Status tuan rumah pada leg kedua nanti membuat publik yakin bahwa pertandingan nanti akan dengan mudah dilahap Lionel Messi dkk. Namun, laga nanti lebih dari sekedar penentu siapa yang berhak lolos ke perempat final.

Sejarah mencatat, pemenang dari pertemuan kedua tim di fase gugur akan menjadi juara di akhir turnamen. Hal tersebut sudah dibuktikan dalam tiga pertemuan terakhir kedua tim dari mulai babak 16 besar hingga semifinal.

Pertemuan pertama di fase knockout terjadi pada musim 2005-06. Saat itu, Barca lolos ke perempat final dengan produktivitas gol tandang. Bermain tanpa gol di Camp Nou, mereka sukses mengamankan skor menjadi 1-1 saat bertandang ke Stamford Bridge.

Langkah anak asuh Frank Rijkaard kala itu tidak terbendung. Pada partai puncak, Ronaldinho dkk sukses memupus mimpi Arsenal untuk meraih gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah klub.

Kedua tim kembali bertemu pada semifinal musim 2008-09. Lagi-lagi, gol tandang menjadi senjata Barcelona untuk melenggang ke fase selanjutnya. Mata skor pun identik yakni 0-0 di Camp Nou, dan 1-1 saat bermain di London.

Barulah pada musim 2011-12, tim yang lolos benar-benar unggul agregat gol. Chelsea lebih dulu menang ketika bermain di kandang sendiri. Kemudian saat gantian bertandang ke Catalonia, mereka sukses menahan Barca di kandang untuk pastikan langkah ke final.